MK. AGRIBISNIS PETERNAKAN
Nama : Meilinda Sari
NIM : 160321100007
Kelas : AGRIPET – B
Perkuliahan Tanggal 26.02.2019 ( 10.40-12.20)
Pertemuan ke _3
SISTEM AGRIBISNIS (SUBSISTEM HULU)
Informasi yang
di ambil dari video :
Informasi yang
di dapat dengan video yang di tampilkan . bisa di lihat dari ke 3 video
sama-sama membahas atau menampilkan terkait peternakan sapi yaitu sapi potng
atau perah dari ke 3 video tersebut informasi yang saya dapat yaitu lebih ke
peternakan yang ada di Indonesia . sekarang sudah ada tempat ternak yang sudah
menerapkan sistem yang modern seperti tempat ternak yang ada di malang jawa
timur Indonesia. Sudah ada sistem yang modern di sana namun yan sangat di sayangkan
kepemilikan perusahaan ternak tersebut di miliki oleh perusahaan luar.namun,
dengan adanya tempat ternak modern tersebut semua peternak-peternak di indoesia
dapat terpacu untuk mengembangkan peternakan mereka lebih maju lagi dengan
perkembangan zaman yang ada .
JUDUL
Sistem Agribisnis Peternakan (Subsistem Hulu Peternakan
Ayam Pedaging )
PENDAHULUAN
Pembangunan subsektor peternakan
merupakan bagian integral dari pembangunan sektor pertanian dalam arti luas
yang bertujuan untuk pemenuhan pangan dan gizi serta menambah pendapatan
(kesejahteraan) Masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan dengan menggalakkan
pembangunan pertanian dengan sistem agribisnis yang berbasis peternakan; dimana
pembangunan dengan sistem agribisnis ini diharapkan dapat meningkatkan
populasi, produktifitas, kualitas, pemasaran dan efisiensi usaha ternak, baik
yang dikelola secara mandiri maupun secara kemitraan. Pembangunan sistem
agribisnis berbasis peternakan mencakup 4 subsistem yaitu: subsistem agribisnis
hulu peternakan yakni kegiatan ekonomi yang menghasilkan sapronak yang
menggunakan sapronak untuk menghasilkan komoditi peternakan primer; subsistem
agribisnis hilir peternakan yakni kegiatan ekonomi yang mengolah komoditi
peternakan primer menjadi produk olahan dan subsistem jasa penunjang yang
dibutuhkan ketiga subsistem agribisnis yang lain (Saragih, 2001).
Untuk artikel kali ini lebih membahas
tentang Subsistem agribisnis hulu. Subsistem agribisnis Hulu (upstream
agribusiness) adalah kegiatan ekonomi yang menghasilkan (industri hulu) dan
perdagangan sarana produksi pertanian primer (seperti industri pupuk,
obat-obatan, bibit/benih, alat dan mesin pertanian, etc.), (Bungaran Saragih). Penyediaan
sarana produksi, menyangkut kegiatan-kegiatan pengadaan dan penyaluran sarana
produksi pertanian yang didasarkan pada perencanaan dan pengelolaannya sehingga
sarana produksi tersebut memenuhi kriteria 5 tepat, yaitu tepat, (1) waktu, (2)
jumlah, (3) jenis, (4) mutu, dan (5) produk.
Peningkatan
jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun berdampak pada peningkatan
konsumsi produk peternakan (daging, telur, susu). Meningkatnya kesejahteraan
dan tingkat kesadaran masyarakat akan pemenuhan gizi khususnya protein hewani
juga turut meningkatkan angka perminataan produk peternakan. Daging banyak
dimanfaatkan oleh masyarakat karena mempunyai rasayang enak dan
kandungan zat gizi yang tinggi. Salah satu sumber daging yangpaling
banyak dimanfaatkan olehmasyarakat Indonesia adalah ayam.Daging ayam yang
sering dikonsumsi oleh masyarakat diperoleh dari pemotongan ayam broiler,
petelur afkir, dan ayam kampung.
Daging ayam merupakan
daging favorit di negara kita, karena hampir semua orang indonesia suka makan
daging ayam. Sehingga berbisnis ternak ayam potong merupakan peluang yang
sangat bagus untuk dikembangkan. Permintaan terhadap produk peternakan
meningkat setiap tahun seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk serta
meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya
mengkonsumsi pangan yang bergizi.
PEMBAHASAN
Peran pakan ternak untuk kelangsungan
suatu budidaya ternak. Pakan ternak
adalah makanan atau asupan yang di berikan kepada hewan ternak atau hewan
peliharaan. Pakan ternak merupakan faktor sangat penting dalam kegiatan budidaya
di sektor peternakan. Oleh arena itu, pemelihan pakan ternak secara tepat
sangat menentukan keberhasilan usaha ternak tersebut. Namun secra umum, semua
ternak membutuhkan pakan dan nutrisi berimbang agar pertumbuhan dan
perembangannya dapat optimal karena ebutuhan nutrisi terna tida bisa terpenuhi
dengan pemberian satu jenis paan saja . maka variasi atau keragaman jenis paan
juga harus di perhatikan dalam pemberian pakan ternak.
Para
peternak ayam tentu sudah mengetahui bahwa pakan ayam broiler memiliki pengaruh
yang besar terhadap hasil panen. Memberikan pakan yang berkualitas merupakan
salah satu kunci kesuksesan dalam beternak ayam broiler. Selain memberikan
pakan yang berkualitas, peternak juga perlu mengetahui pakan apa yang sesuai
dengan usia dan kebutuhan ternaknya. Sama halnya dengan ternak lainnya, ayam
potong atau ayam broiler memerlukan pakan yang berkualitas untuk meningkatkan
pertumbuhan berat badan serta daya tahan tubuhnya. Selain berkualitas,
kuantitas pakan ayam broiler juga memberikan andil yang cukup besar dalam
pertumbuhan ternak. Bagi semua makhluk hidup, pakan memiliki peranan yang
sangat penting dalam sumber energi untuk pemeliharaan tubuh, pertumbuhan, dan
perkembangbiakan.
Dalam
usaha peternakan ayam broiler, dapat dikatakan bahwa porsi terbesar biaya
ditempati oleh pakan ayam broiler yang dapat mencapai 70% dari keseluruhan
biaya. Meskipun memiliki porsi yang besar dalam biaya keseluruhan, pemberian
pakan yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap hasil panen. Hal inilah yang
membuat peternak selalu mengusahakan untuk memberikan pakan ayam broiler yang
terbaik untuk ternak ayam yang dipelihara.
Pakan
yang diberikan pada ayam broiler merupakan pakan ternak dengan rasio yang
lengkap. Pakan ayam broiler pada umumnya diberikan dalam bentuk crumble untuk
fase starter dan pellet untuk periode pertumbuhan (grower). Pakan ayam broiler
yang diberikan sebaiknya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi sehingga
pertambahan berat badan perhari (Average Daily Gain/ ADG) tinggi. Apabila
peternak memilih untuk memberikan pakan ayam broiler buatan pabrik, peternak
harus memastikan secara teliti bahwa pabrik pembuat pakan ayam broiler tersebut
benar-benar memberikan pakan ayam yang berkualitas. Hal ini disebabkan karena
kualitas pakan yang diberikan kepada ternak dapat menentukan kualitas ternak
itu sendiri.
Pemberian pakan ayam broiler yang sesuai
dengan kebutuhan akan lebih efektif dan efisien sehingga menghasilkan ayam
broiler yang berkualitas. Ayam broiler dapat dikatan sehat dan berkualitas
apabila memiliki kondisi sebagai berikut:
– gerakan ayam termasuk lincah dan
aktif
– memiliki nafsu makan dan minum yang
baik
– mata dan muka ayam cerah (tidak
terlihat mengantuk)
– sayap tidak jatuh dan posisi kepala
terangkat dengan baik
– memiliki bulu cerah berminyak, tidak
kusam, dan tidak berdiri
– ayam dapat berdiri dengan tegak,
memiliki kaki yang kokoh, serta bentuk tubuh yang proporsional
– berat badan sesuai dengan standar
atau usia
Ayam yang sehat ini akan menghasilkan daging
potong yang sehat dan berkualitas untuk dapat dikonsumsi masyarakat. Daging
potong yang sehat, segar, dan berkualitas akan memberikan kebutuhan gizi
masyarakat. Beberapa manfaat yang didapat dari mengonsumsi daging ayam yang
sehat antara lain sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh atau sistem imun,
menjaga keseimbangan kolesterol, memperkuat tulang dan menambah massa otot,
meningkatkan nafsu makan, menghilangkan stress, meningkatkan metabolisme tubuh,
dan masih banyak lagi. Manfaat daging ayam sehat ini dapat diperoleh dengan
dukungan dari faktor selama dalam masa peternakan yaitu dalam segi pakan.
Kendala dan tantangan yang di hadapi oleh peternakan ayam pedaging serta
cara penyelesaiannya akan di bahas di bawah ini :
1. Membutuhkan modal yang besar
Sudah
bukan rahasia lagi bahwa Ternak ayam potong membutuhkan modal yang
besar apalagi buat yang baru mulai dari awal, yaitu seperti biaya pembuatan
kandang, sewa lokasi kandang, biaya pembelian bibit, serta untuk biaya
operasional, seperti biaya pakan, bayar gaji pegawai, biaya vaksin dan
obat-obatan lainnya. Jadi jika modal anda masih pas-pasan, sebaiknya urungkan
dulu niat anda untuk membuka usaha ini, atau gunakan untuk membuka usaha yang
lain dulu ya!!!..
2.
Menentukan lokasi kandang
Lokasi
kandang juga menjadi factor yang sangat penting untuk diperhatikan, karena jika
tidak akan berdampak buruk bagi kelangsungan usaha ini, seperti dampak yang
akan terjadi pada lingkungan serta pada ayam ternak itu sendiri, yaitu pilihlah
lokasi yang tenang, jauh dari sumber kebisingan, serta jauh dari pemukiman.
3.
Pemeliharaan yang rumit
Ternak
ayam broiler berbeda dengan Ternak ayam petelur atau Ternak ayam kampung, karena membutuhkan
perawatan yang sangat intensif, yaitu mulai dari pemilihan bibit, pemberian
pakan, menjaga suhu kandang, serta menjaga kebersihan kandang.
4.
Ayam mudah stress dan terserang penyakit
Daya
tahan tubuh ayam potong sangat rendah, sehingga ayam mudah stress, bahkan bisa
menyebabkan kematian, serta rentan terserang penyakit, baik itu yang disebabkan
karena virus dan bakteri, ataupun karena factor lingkungan.
5.
Suhu kandang yang tinggi
Dalam
ternak ayam potong anda harus selalu memperhatikan suhu udara dalam kandang,
karena jika suhu udara terlalu tinggi, dikhawatirkan ayam banyak minum tapi
sedikit makan atau nafsu makan berkurang, sehingga dapat menghambat
pertumbuhannya. Anda bisa menyiasatinya dengan membuat ventilasi udara
tambahan, agar pertukaran udara lebih baik, sehingga suhu udara tetap sejuk dan
nafsu makan ayam bertambah, atau bisa juga menambahkan porsi makan pakan saat
malam hari, untuk mengganti porsi makan pada siang hari.
6.
Pemberian ransum kurang tepat
Pemeliharaan ayam ras pedaging sering terkendala oleh
tidak stabilnya nafsu makan ayam yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor,
tetapi bagaimanapun juga, peternak dituntut untuk membuat nafsu makan ayam
broiler tetap tinggi dan stabil sehingga pertumbuhannya normal dan bobot
badannya terus naik. Ada beberapa cara untuk meningkatkan nafsu makan ayam
diantaranya:
A. Pakan tidak diberikan sekaligus
Pemberian
pakan untuk jatah satu hari sebaiknya tidak anda berikan sekaligus, namun harus
diatur, misalnya dengan memberikannya empat kali sehari, agar pakan tidak
berceceran, dan pakan selalu segar, sehingga nafsu makannya stabil.
B. Pilih ransum yang berkualitas
Sebisa
mungkin pakan yang diberikan pada ayam berbentuk pelet atau butiran, serta
memiliki kualitas yang bagus, karena ayam potong lebih menyukai pakan yang
berbentuk butiran daripada yang berbentuk tepung, dan agar nutrisi yang
dibutuhkan ayam tercukupi.
C. Air minum selalu tersedia
Karena
kebiasaan ayam broiler yang selalu minum sehabis makan, jadi pasokan air minum
harus selalu tersedia sepanjang waktu, dan dalam keadaan bersih.
7.
Angka kematian yang tinggi
Angka
kematian dalam ternak ayam ras pedaging memang cukup tinggi, baik itu yang
disebabkan karena penyakit ataupun stress, kematian ayam semasa dalam
pemeliharaan sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi dalam peternakan ayam
broiler. Akan tetapi setiap peternak harus berupaya untuk menekan angka
kematian pada ayam broiler seminim mungkin, sedangkan angka kematian atau
mortalitas yang masih dianggap wajar yaitu berada pada angka 3-5%.
Cara untuk menekan angka kematian pada
ternak ayam potong
·
Menjalankan
pengelolaan dengan baik,
·
Menggunakan
bibit yang unggul dan bagus,
·
Memberikan
ransum yang berkualitas dan jumlahnya sesuai,
·
Serta
memberikan vaksin ataupun obat-obatan sesuai dosis yang dibutuhkan.
8.
Gas amoniak yang tinggi
Amonia
merupakan hasil metabolisme dalam tubuh ayam yang terakumulasi dalam bentuk
feses (kotoran) dan urine (air kencing), amonia dapat terakumulasi dalam bentuk
gas berkonsentrasi tinggi. Kadar amonia yang terlalu tinggi di dalam kandang
biasanya disebabkan oleh sirkulasi udara yang kurang baik, atau bisa juga
karena banyaknya ayam yang mengalami mencret dan kotorannya tidak segera
dibersihkan, sehingga terjadi fermentasi, kondisi tersebut akan makin parah
bila alas litternya jarang diganti dan dibiarkan mengeras dan lembab. Gejala
yang dapat terjadi apabila kelebihan kadar amonia adalah: mata berair, kelopak
mata lengket, dan ayam tampak sering menggosok-gosokkan matanya pada sayap.
Dampak negatif dari kadar amonia yang
terlalu tinggi adalah :
- Efisiensi
penggunaan ransum tidak maksimal,
- Laju
pertumbuhan ayam menjadi berkurang,
- Mutu/kualitas
karkas menjadi rendah,
- Daya
tahan tubuh ayam menurun, sehingga mudah terserang penyakit, terutama
penyakit pernafasan seperti bronchitis,
- Bisa
juga menyebabkan munculnya radang selaput kornea mata.
Cara mencegah atau mengurangi
konsentrasi gas amonia dalam kandang
- Kandang
harus sering dibersihkan dan diberi disinfektan,
- Kotoran
ayam harus segera dibersihkan apabila sudah mulai terlihat banyak dan
dibuang di tempat khusus atau bak penampungan kotoran,
- Lantai
litter harus dijaga agar selalu bersih, kering, tidak lembab, tidak
berdebu, dan tidak menggumpal,
- Jika
lantai litter sudah kotor atau tidak layak harus segera dibuang dan
diganti dengan yang masih segar,
- Jumlah
ayam yang dimasukkan ke dalam kandang harus sebanding dengan luas
kandangnya,
- Tambahkan
ventilasi agar pertukaran udara menjadi lebih baik dan udara tetap sejuk,
- Apabila
menggunakan lantai berupa tanah yang dikeraskan, sebaiknya tanah dicampur
dengan pasir dan kapur agar bisa menyerap air dan menetralisir ammonia.
No comments:
Post a Comment