MK.
AGRIBISNIS PETERNAKAN
Nama :
Meilinda Sari
NIM :
160321100007
Kelas
: AGRIPET – B
Perkuliahan
Tanggal 26.02.2019 ( 10.40-12.20)
Pertemuan ke _4
MANAJEMEN PRODUKSI
PETERNAKAN
Ø
Pengertian
Manajemen dan Manajemen Usaha Peternakan
“Manajemen merupakan ilmu tentang
upaya manusia untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimilikinya untuk
mencapai tujuan secara efektif & efisien”. Manajemen usaha peternakan
adalah suatu ilmu tentang upaya manusia untuk memanfaatkan semua sumber daya
bidang peternakan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan usaha secara efektif
& efisien”. Manajemen usaha peternakan (Farm management) berbeda
dengan manajemen pada umumnya (Non Farm Management.
Ø
Unsur-unsur
Manajemen Terdiri dari 6 M yaitu :
•
Man
(Manusia), misal: Tenaga kerja (karyawan, buruh)
•
Material
(Barang), misal: Bahan baku, bahan pelengkap, spare part
•
Machine
(Mesin)
•
Money
(uang/ modal)
•
Method
(Metode)
•
Market
(pasar)
Ø Adapun
Fungsi manajemen adalah :
•
Perencanaan
(Planning),
•
Pengorganisasian
(Organizing),
•
Pengkoordinasian
(Coordination),
•
Pengarahan
(Directing),
•
Motivasi
(Motivation),
•
Komunikasi
(Communication),
•
Kepemimpinan,
Penanggungan Resiko Pengambilan Keputusan (Decision Making)
•
Pengawasan
/ Pengendalian (Controlling)
Ø
Fungsi
Manajemen Usaha Peternakan:
Keberhasilan usaha sangat dipengaruhi
oleh beberapa factor yaitu : Faktor bahan Baku (Breeding dan Feeding) dan
Faktor Pengelolaan yaitu manajemen. Manajemen usaha menyangkut manajemen
budidaya (manajemen pakan, kandang, tenaga kerja, penyakit) serta manajemen
pengolahan hasil peternakan dan pemasaran.
Ø Fungsi
manajemen usaha peternakan dapat dikelompokkan menjadi 4 bagian :
•
Manajemen
dipandang sebagai pekerjaan (Job)
Pekerjaan (job) dalam manajemen
menyangkut perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi usaha peternakan. Sistem ini
berlaku secara kontinyu dan tidak bisa dihentikan.
•
Manajemen
dipandang sebagai factor produksi (Resource)
Faktor produksi dalam manajemen usaha
peternakan ini menyangkut SDM.
•
Manajemen
dipandang sebagai prosedur atau tahapan.
Konsep manajemen sebagai prosedur
mencakup problem solving method. Problem solving method meliputi
perumusan masalah, pengumpulan data dan fakta, Tabulasi – evaluasi dan analisis
data, Pengambilan keputusan dan Pelaksanaan keputusan.
•
Manajemen
dipandang sebagai The Game of Life.
Manajemen dipandang sebagai The Game
of Life yaitu sukses sangat tergantung satu factor yaitu You sebagai
Manager. Konsep game yang memberikan pengertian “saya menang
lawan kalah harus dirubah menjadi bila saya menang maka setiap orang akan
menang yaitu bisnisnya, peternaknya, pemerintahnya serta masyarakatnya”.
Ø
Pengertian
istilah Usaha Tani dan Usaha Peternakan :
Ilmu Usaha Tani adalah suatu ilmu
terapan yang membahas dan mempelajari atau membahas tentang bagaimana membuat
atau menggunakan sumberdaya pertanian secara efektif dan efisien Secara umum bidang Pertanian menyangkut :
Budidaya tanaman Pertanian, Budidaya Peternakan, Budidaya Perikanan, Budidaya
Perkebunan, Kehutanan dan lain-lain yang berorientasi pada makhluk hidup
seperti Biologi, Bioteknologi.
•
Animal
Husbandry adalah
Beternak dalam arti luas meliputi komponen memelihara, merawat, mengatur
kehidupan, mengatur perkawinan, mengatur kelahiran, penjagaan kesehatan serta
mengambil manfaatnya.
•
Animal
Breeding adalah
Beternak dalam arti sempit yang hanya menitikberatkan pada usaha mengatur
perkembangbiakan seperti mengatur perkawinan, pemilihan bibit, menjaga
kemandulan dan kebuntingan serta kelahiran.
•
Cross
Breeding adalah
Perkawinan antara hewan/ternak yang berbeda bangsanya (Breed) dimana
masing-masing adalah bangsa murni.
•
Grading
Up adalah suatu
sistem breeding dimana pejantan murni (biasanya didatangkan dari tempat lain)
dikawinkan dengan betina lokal. Sesudah itu keturunannya yang betina dikawinkan
pula dengan pejantan murni itu. Hasil-hasil anakan yang jantan terus
disingkirkan sampai pada titik tingkat genetik tertentu, sehingga hasil akhir
akan diperoleh betina dan pejantan Unggul. Nama yang umum dimasyarakat kalau
masih dalam taraf grading up adalah Peranakan.
•
Close
Breeding / Inbreeding
adalah Sistem perkawinan antar individu yang masih erat hubungan
kekeluargaannya.
•
Line
Breeding adalah In
Breeding yang diarahkan pada suatu sifat Individu yang disukai.
•
Line-crossing adalah persilangan antara lines baik
dalam bangsa yang sama ataupun antar bangsa yang berbeda.
Ø
Karakteristik
Peternakan
Karakteristik Ternak adalah Usaha /
Industri yang dikendalikan oleh manusia dimana mencakup 4 komponen yaitu :
Manusia sebagai subyek, Ternak sebagai obyek, lahan/tanah sebagai basis ekologi
dan teknologi sebagai alat untuk mencapai tujuan.
Karakteristik Usaha dinamis, dimana
usaha peternakan harus dikaji dengan analisis dinamis dengan referensi waktu
dan penuh dengan ketidakpastian.
Karakteristik Produk peternakan adalah
karakteristik hasil utama maupun sampingan usaha peternakan. Yaitu Fragile
(mudah pecah secara fisik), Perishable (mudah rusak secara kimiawi dan
biologi), Quality variation ( Tingkat Variasi yang tinggi dalam kualitas
produk) serta Bulky ( Nilai ekonomis hasil samping berlawanan dengan hasil
utama).
Karakteristik Produksi Peternakan
adalah faktor-faktor produksi usaha peternakan yang jumlahnya relatif banyak
serta dominansi pengaruh lingkungan yang besar.
Karakteristik sistim Usaha Peternakan
terdiri dari Sistem Intensif (Modal dan teknologi tinggi/banyak dengan tenaga
kerja rendah/sedikit) serta sistem Ektensif (Modal dan teknologi rendah/sedikit
dengan tenaga kerja tinggi/banyak). Jadi yang Intensif respon supply rendah
sedangkan ektensif respon suplly tinggi.
Karakteristik tipe ternak berdasarkan
penggunaan pakan yaitu Ternak Non Ruminansia (Berperut tunggal) dan Ternak
Ruminansia (Berperut ganda).
Ø Ternak-ternak
yang dibudidayakan oleh manusia dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu:
–
Ternak
Unggas (Class
Aves biasanya Meat type dan Egg type) antara lain Ayam (Gallus domesticus),
Itik (Anas planthyrynchos), Entog (Cairina moschata), Angsa (Anser anser) dan
Kalkun (Melegris galopavo).
–
Ternak
Potong (Class
Mamalia biasanya Meat type) antara lain Ternak Potong Besar : Sapi (Bos
species), Kerbau (Buballus bubalis), Kuda (Equs caballus), Keledai (Equs
asinus), Zebra (Equs hipotigris) dan Unta (Camell dromedarius). Ternak Potong
Kecil : Kambing (Capra species), Domba (Ovis species), Babi (sus species).
–
Ternak
Perah (Class
Mamalia biasanya Milk type) antara lain Sapi Perah, Kerbau Perah, Kuda Perah,
Kambing Perah dan Unta Perah.
–
Aneka
Ternak adalah ternak-ternak yang tidak dalam
satu class antara lain : Kelinci (Lepus cuniculus), Lebah (Apis species), Puyuh
(Coturnix coturnix), Bekicot, Walet, Kodok dll.
No comments:
Post a Comment